0274-512160 / 081215168833 hspg.live@gmail.com

Oleh , 26 February 2014

mendiknas

Pemerintah mewacaakan akan menyelenggarakan Ujian Naional (UN) secara oline. Tujuannya untuk mengikuti tuntutan zaman. “Sekarang zamanya online.Semua serba paperless. Tapi pemerintah masih memutuskan dan menetapkan higga kini, siswa di seluruh Indonesia masih mengerjakan UN di lembar jawaban komputer atau LJK.” ungka Menteri Pendidikan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh, di sela peluncuran Tryout UN Online 2014 di SMAN 4 Denpasar Bali, Selasa (26/11).

Dengan pelaksanaan UN Online berarti menciptakan budaya penggunaan information technology (IT) di kalangan siswa. Sebab, peserta UN harus dipastikan tidak gagapteknologi atau gaptek. Siswa mungin tidak akan esulitan menjawab materi ujian. Tetapi kesulitan bisa jadi muncul karena siswa belu menguasai sistem yang digunakan untuk UN Online.

“Masalah IT friendly ini bkan hanya perlu diperhatikan untuk para pelaar di kota besar, tetai juga pelajar di daerah. Jika budaya melek IT sudah melekat, pelaksanaan UN Online akan lebih mudah.” ujar Nuh.

Penyelenggaraan UN secara online sebenarnya sangat mugkin terjadi. Namun, sebelum memberlakukan sistem online, setidaknya ada beberapa hal yang perlu disiapkan. Selain itu yang haru dierhatikan adalah infrastruktur. Dan inilah yang sedang disiapkan pemerintah.
Sumber: krjogja.com

Nuh menegaskan, Tryout UN Onlie tidak ada hubugannya dengan UN cetak dari pemerintah. Tryout UN Online diinisiasi oleh Telkomsel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *