0274-512160 / 081215168833 hspg.live@gmail.com

Oleh , 13 September 2019

Tahun 2019 HSPG kembali menorehkan pencapaian yang membanggakan, dengan mengantarkan 38 siswanya lolos ujian masuk PTN yang dicita-citakan. Beberapa siswa berhasil masuk PTN favorit, seperti Universitas Indonesia, Institut Teknilogi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Airlangga, dan beberapa perguruan tinggi lainnya.

Suksesnya para alumni melangkah hingga jenjang perguruan tinggi merupakan hasil dari peningkatan kualitas HSPG dari tahun ke tahun. Prestasi ini pula yang menjadi bukti bahwa siswa homeschooling juga mampu melanjutkan pendidikannya hingga tingkat perguruan tinggi. Legalitas HSPG sebagai lembaga pendidikan alternatif pun tidak perlu diragukan lagi.

“Harapannya, HSPG mampu menjadi pendidikan alternatif pilihan di Indonesia dan berkontribusi positif bagi masyarakat melalui lulusan-lulusannya yang berkualitas”, ungkap Ir. Kusnanto, M.M. selaku Direktur HSPG.

Berbicara mengenai kualitas, HSPG telah berjalan selama 11 tahun dan mendapatkan Akreditasi A. Predikat tersebut semakin membuktikan kredibilitas HSPG sebagai lembaga pendidikan alternatif yang layak dipilih masyarakat, dan telah memiliki 31 cabang di berbagai wilayah Indonesia.

Selain berfokus pada perkembangan akademik, HSPG juga memfasilitasi peserta didiknya dengan program vokasi, dalam rangka memberikan bekal skill atau ketrampilan. Melalui program ini, HSPG turut serta mengarahkan bakat dan minat peserta didik. Program vokasi berbasis bakat dan minat tersebut berupa pengembangan Bahasa Inggris (IELTS dan TOEFL), Teknologi Informasi (IT), serta Cookie mulai dari basic, intermediate, hingga advance. Selain itu juga akan dikembangakan program keberbakatan meliputi Science Club, Active English, Mucis (Ansamble and Band), Coocking Class, serta STEAM.

Disampaikan oleh General Manager HSPG, Anggo Marantika, S.Si., STEAM merupakan kependekan dari Science, Technology, Engineering, Art, and Math.  Metode pembelajaran ini telah diterapkan dibanyak Negara besar seperti Amerika Serikat, Finlandia, Inggris, Jerman, Australia, China, Taiwan, Filipina, dan Malaysia.

“STEAM sendiri memiliki karakteristik dasar sebagai metode pembelajaran lintas subjek, berdasarkan permasalahan yang ada pada kehidupan nyata, project based learning, mengedepankan kerjasama kelompok, dan pola berpikir kritis. Karakteristik tersebut memungkinkan Pesesrta Didik untuk melampaui batas-batas proses pembelajaran yang biasanya hanya terfokus pada satu subjek pelajaran saja. Proses pembelajaran yang  lebih terintegrasi akan merangsang rasa ingin tahu siswa, terbentuknya diskusi ilmiah, dan munculnya kreativitas dan inovasi,” ungkap Anggo.

Melalui program vokasi yang beriringan dengan kegiatan akademik, para lulusan HSPG akan mendapatkan ijazah beserta sertifikat kompetensi. Dengan berbagai program tersebut harapannya HSPG mampu menjadi pendidikan alternatif yang semakin terpercaya dan menjadi pilihan pendidikan non-formal masyarakat Indonesia.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *