0274-512160 / 081215168833 hspg.live@gmail.com

Oleh , 06 June 2016

HSPG – Keraguan masyarakat terhadap Sekolahrumah, atau yang akrab disebut homeschooling, tak perlu terjadi lagi. Pasalnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI telah mengeluarkan peraturan menteri, yakni Permendikbud RI No. 129 Tahun 2014 Tentang “Sekolah Rumah” (Homeschooling). Direktur Homeschooling Primagama  IR.Kusnanto,MM ,menyambut gembira dengan terbitnya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI  No.129 Tahun 2014, Tentang “Sekolahrumah” (Homeschooling). Sebab, sampai saat ini banyak masyarakat yang masih meragukan dan mempertanyakan tentang keberadaan Homeschooling terkait dengan legalitas dan kelanjutan anak yang bersekolah di homeschooling.

Homeschooling Primagama untuk kesekian kalinya mendapat kepercayaan dari Dinas DIKPORA untuk ikut dalam Lomba Guru Tingkat Kota Yogyakarta

Homeschooling Primagama untuk kesekian kalinya mendapat kepercayaan dari Dinas DIKPORA untuk ikut dalam Lomba Guru Tingkat Kota Yogyakarta

Homeschooling Primagama (HSPG) sebagai salah satu Sekolahrumah adalah sebuah sistem pendidikan alternatif yang saat ini menjadi pilihan orang tua untuk memberikan pendidikan kepada anak-anaknya. Dimana keberadaannya sah, diakui, sama dan sederajat dengan sekolah formal sesuai hukum di Indonesia. Homeschooling, menurut buku Sekolahrumah sebagai Satuan Pendidikan Kesetaraan, yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Luar Sekolah Departemen Pendidikan Nasional adalah proses layanan pendidikan yang secara sadar, teratur dan terarah dilakukan oleh orangtua/keluarga di rumah atau tempat-tempat lain dimana proses belajar mengajar dapat berlangsung dalam suasana yang kondusif dengan tujuan agar setiap potensi anak yang unik dapat berkembang secara maksismal. Sesuai dengan Undang-undang Sisdiknas No.20/2003 bahwa pendidikan terdiri dari jalur formal, informal, dan nonformal. Keseluruhannya sah memiliki dan hak eligiibilitas yang sama. Sehingga para orangtua siswa tidak perlu ragu lagi, karena pendidikan adalah pilihan, dan sekolah bisa dimana saja, baik di lembaga formal, informal, maupun nonformal.

 

Penggunaan metode “school at home”, Homeschooling Primagama bisa menjadi alternatif proses pendidikan putra putri kita selain di sekolah, namun tetap memiliki standar ketercapaian materi yang kualitasnya sama dengan sekolah biasa. Proses pendampingan di Homeschooling Primagama menggunakan dua pendekatan, yaitu pendekatan PSIKOLOGIS dan pendekatan AKADEMIK. Pendekatan PSIKOLOGIS, dimana siswa diberdayakan sesuai dengan aspek MINAT BAKAT dengan membekali siswa dengan pelatihan Achievement Motivation Training (AMT), Character Building, Leadership, dan Enterpreneurship sesuai dengan potensi minat dan bakat siswa.

 

Pendekatan AKADEMIK, dimana siswa akan diberikan pengajaran sesuai dengan tingkat kemampuan (sensitive learning), gaya belajar (learning style), maupun karakter komunikasi. Dalam prakteknya, konsep pengajaran di Homeschooling Primagama menekankan pada pemberdayaan potensi otak kiri dan otak kanan siswa dan juga mengembangkan konsep belajar bagaimanacara belajar (learn how to learn) yang baik, sehingga terciptalah output anak didik yang memiliki bekal ilmu pengetahuan yang baik (knowledge), kecakapan hidup yang baik (life skill), dan juga sikap hidup yang baik (attitude).

 

Meski kini masih dalam tahap penggodokan, Homeschooling Pimagama tetap bersiap untuk kemajuan pendidikan dengan mewacanakan pada Tahun Ajaran Baru mendatang (2016/2017) Homeschooling Primagama akan lebih mematangkan program pembelajaran dengan menggunakan Kurikulum 2013 bagi lembaga pendidikan nonformal. Hal ini diharapkan bahwa Homeschooling Primagama semakin menjadi lembaga pendidikan yang memiliki tenaga pendidik berkualitas serta mampu menelurkan generasi penerus yang berkualitas pula.

(FD)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *