0274-512160 / 081215168833 hspg.live@gmail.com

Oleh , 12 November 2018

Oleh: Anggo Marantika (General Manager)

Sekolah bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja. Prinsip tersebut diterapkan di Homeschooling Primagama (HSPG) sebagai solusi cemerlang, untuk mengatasi banyak permasalahan pendidikan. Implementasi yang ditawarkan berupa fleksibilitas yang mampu memfasilitasi berbagai macam karakter peserta didik. Terdapat lebih dari 300 peserta didik yang menempuh pendidikan di HSPG. Secara keseluruhan mereka adalah peserta didik usia sekolah.

Fokus terhadap pengembangan bakat dan minat merupakan alasan utama yang banyak dikemukakan oleh peserta didik di HSPG. Mereka dapat dengan leluasa mengembangkan potensi bakatnya. Tanpa khawatir dengan pendidikannya. Kevin, siswa kelas 7 SMP HSPG, menuturkan bahwa alasan ia memilih HSPG adalah untuk mengembangkan bakat menarinya. Ia memiliki waktu luang untuk mengasah dan melatih hobinya itu. Dalam waktu yang terbilang singkat, Kevin dapat menjuarai beberapa kejuaran tari nasional maupun internasional.

Bagaimana hal tersebut memungkinkan? Pertanyaan ini mungkin banyak terlintas difikiran kita. Ir. Kusnanto, M.M. selaku direktur HSPG menjelaskan, hal tersebut sangat mungkin untuk dicapai. Mengingat HSPG memiliki sistem pembelajaran yang telah dirumuskan secara tepat. Design kurikulum nasional dari pemerintah dapat di tempuh dengan sistem pembelajaran tatap muka, tutorial dan kegiatan mandiri. Lebih lanjut, berbagai inovasi dan diferensiasi dilakukan guna mencapai goal dari pembelajaran. Siswa HSPG dilatih untuk memiliki good attitude, good knowledge dan good skill.

Selain alasan tersebut, sedikitnya ada 8 alasan lain mengapa Homeschooling Primagama dibutuhkan oleh masyarakat.

1. Adanya anak-anak yang memerlukan perhatian khusus
Perhatian khusus yang dimaksud adalah peserta didik yang mengalami hal istimewa. Hal tersebut tidak memungkinkan mereka untuk menempuh pendidikan secara formal. Sebagai contoh anak-anak yang memiliki sakit menahun, trauma, depresi, dan insomnia.

2. Peserta didik dengan tingkat kesibukan tinggi
Bagi peserta didik dengan tingkat kesibukan tinggi, akan mengalami kesulitan dalam me-manajemen waktu. Kasus ini banyak dialami oleh atlet, artis, pengusaha, dan influencer.

3. Anak Berkebutuhan Khusus
Berkebutuhan khusus memiliki spektrum yang sangat luas. Di HSPG, anak-anak berkebutuhan khusus yang dapat diterima meliputi spektrum ringan sampai dengan sedang. Sebagai contoh dari kasus anak berkebuthan khusus adalah hyperaktif, kesulitan belajar, autis, dll.

4. Kurang nyaman di sekolah formal
Beberapa alasan peserta didik memilih HSPG dikarenakan kurang nyamannya mereka belajar di sekolah formal. Hal tersebut disebabkan adanya tekanan yang datang dari teman, guru atau lingkungan sekolah. Salah satu contoh adalah pada peserta didik yang memperoleh perilaku Bullying.

5. Padatnya kurikulum sekolah formal
Kurikulum yang dimiliki HSPG tidak sepadat sekolah formal. Dengan beban pelajaran yang sama. HSPG memiliki metode unik yang dapat menuntaskan kompetensi dari beban kurikulum nasional.

6. Orangtua yang berpindah-pindah Domisili
Alasan tersebut sangat memungkinkan anak untuk menempuh pendidikan di HSPG. Orangtua tidak perlu merasa khawatir karena pembelajaran dapat juga dilakukan dengan metode distance learning

7. Putus Sekolah atau Dikeluarkan dari Sekolah
Beberapa siswa memilih HSPG karena pernah mengalami putuh sekolah. Sebagian diantaranya di keluarkan dari sekolah dengan alasan tertentu.

8. Anak-anak yang tersandung masalah
Pada beberapa kejadian, HSPG merupakan solusi untuk anak-anak yang yang terlibat dalam beberapa kasus kriminal. Dengan adanya HSPG, mereka tetap dapat menempuh pendidikan secara continue.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *