0274-512160 / 081215168833 hspg.live@gmail.com

Oleh , 03 September 2016

RILIS (21/08/16) – Peduli Terhadap Semesta”, inilah yang menjadi tema dalam fieldtrip Homeschooling Primagama. Kegiatan ini berlangsung dengan dua agenda yaitu, filedtrip di Yakkum (Yayasan Kristen Untuk Kesehatan Umum), dan kegiatan outing class di desa Agrowisata Salak-Turi, Sleman pada hari Kamis tanggal 25 Agustus 2016 yang diikuti oleh 52 siswa jenjang SMP. ‘Kegiatan ini bertujuan agar anak-anak dapat mengenal lingkungan sekitar, sehingga dapat melatih kepekaan, kecerdasan intrapersonal, kecerdasan bahasa serta kecerdasan naturalis’, ungkap Direktur Homeschooling Primagama, Ir. Kusnanto, M.M. Hal ini diajarkan untuk pembentukan diri siswa-siswi SMP karena di masa-masa inilah anak SMP dalam tahap perkembangan remaja yang sedang mencari identitas diri. Dengan melakukan fieldtrip di Yakkum, siswa-siswi dapat belajar bahwa keterbatasan tidak menghalangi seseorang untuk berkreasi. Di Yakkum siswa-siswi jenjang SMP Homeschooling Primagama belajar bersama dengan anak-anak Yakkum, seperti belajar membatik dan belajar elektro. Dari kegiatan ini siswa-siswi diharapkan dapat termotivasi untuk lebih mengembangkan diri dengan kekurangan dan kelebihan yang ada pada diri mereka. Selain itu, diharapkan pula siswa-siswi menjadi lebih peduli terhadap sesama, dapat mensyukuri apa yang ada pada diri masing-masing, merawat diri mereka sendiri serta menghargai kelebihan dan kelemahan orang lain. Dari kegiatan seperti inilah sehingga siswa-siswi dapat memahami bahwa belajar dapat di mana saja dan dari siapa saja.

Para peserta fieldtrip jenjang SMP memperhatikan dengan seksama sesi sharing bersama anak-anak Panti Yakkum

Para peserta fieldtrip jenjang SMP memperhatikan dengan seksama sesi sharing bersama anak-anak Panti Yakkum

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan outing class berupa belajar budidaya salak. Disini siswa-siswi diajarkan untuk peduli dan memahami perkembangbiakan dari buah salak.  Kegiatan ini juga mampu mengasah kecerdasan naturalis dan menjadi salah satu cara dari pengaplikasian dari pembelajaran IPA yang selama ini telah diberikan oleh pengajar di kelas. Dari kegiaatan outing class ini siswa-siswi diajarkan tentang tahapan penanaman salak mulai dari perbedaan pohon salak jantan dan betina, tahapan proses perkawinan, merawat pertumbuhan salak, hingga proses pemasaran salak. Tidak hanya tahapan perkembangbiakan salak dan pertumbuhan salak, siswa-siswi juga diajarkan tentang pengolahan buah salak menjadi keripik dan dodol yang kemudian diekspor melalui kelompok usaha tani. Akhir dari kegiatan outing class ini, siswa-siswi melakukan evaluasi dari pembelajaran yang telah mereka dapatkan dengan mengerjakan tugas-tugas yang berkaitan dengan mata pelajaran IPA dan Bahasa Indonesia. Putu Christine Ragim, S.Psi selaku ketua pelaksana dan kepala bidang Psikologi Homeschooling Primagama menyampaikan bahwa dari kedua kegiatan fieldtrip dan outing class ini diharapkan dapat memunculkan rasa empati pada diri siswa-siswi sehingga mereka lebih menghargai dan peduli dengan ciptaan Tuhan, baik peduli terhadap sesama maupun terhadap tumbuhan.

(FD & TS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *