0274-512160 / 081215168833 hspg.live@gmail.com

Oleh , 13 October 2016

Rilis-6/10/2016 – Untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap pelajaran yang selama ini diperoleh di sekolah, Homeschooling Primagama adakan fieldtrip untuk 40 siswa jenjang SMA jurusan IPA dengan tema “Biodiversity di Hutan Mangrove” yang dilaksanakan di Hutan Mangrove Warnatirta, Kulon Progo, Yogyakarta pada tanggal 4 Oktober 2016. Dari fieldtrip ini, siswa mempelajari dan mengaplikasikan secara langsung beberapa pengetahuan yang ada  dalam pelajaran IPA seperti; belajar keanekaragaman hayati (biodiversity) dan pengukuran abiotik untuk mengetahui kondisi abiotik dari keanekaragaman hewan dan tumbuhan yang merupakan bab dari pelajaran biologi, kemudian belajar pengujian asam dan basa yang merupakan bab dari pelajaran kimia, serta belajar mengukur masa jenis air yang merupakan bab dari pelajaran fisika. Seluruh penjelasan dipandu oleh Warso Suwito selaku pengelola hutan mangrove Wanatirta dan didampingi oleh para guru mata pelajaran IPA. Disana para siswa melakukan pengamatan langsung, mengelilingi hutan mangrove, melakukan identifikasi tanaman, belajar mangrove sejati dan mengrove ikutan, kemudian melakukan pengukuran masa jenis air. Para Siswa belajar secara mendalam tentang tumbuhan mangrove, dan diberi pemahaman betapa pentingnya hutan mangrove. Dari fieldtrip ini, diharapakan para siswa dapat memahami dan kemudian menjadi lebih sadar akan pentingnya hutan mangrove untuk keseimbangan lingkungan.

er

Salah satu kelompok siswa saat melakukan kegiatan praktikum Science dalam sesi fieldtrip SMA IPA di Hutan Mangrove

Harapan dari Manager Homeschooling Primagama, Anggo Marantika S.S yang juga turut mendampingi kegiatan fieldtrip ini, bahwa fieldtrip dapat menjadi inovasi pembelajaran yang menarik serta dapat meningkatkan kreativitas siswa secara lingkungan. Putu Christine Ragim S.Psi selaku ketua kegiatan juga menyampaikan bahwa siswa tidak hanya belajar langsung, namun juga mendapatkan penilaian karakter sebagai bentuk observasi siswa. Karakter yang dinilai dari siswa antara lain, nilai kreatif dan inovatif,  nilai rasa ingin tahu, nilai adil, nilai menghargai prestasi,dan nilai berani dan tanggung jawab.  Direktur Homeschooling Primagama, Ir. Kusnanto, M.M dalam sammbutannya menyampaikan agar siswa/siswi Homeschooling Primagama mampu menganalisis keterpaduan antara bidang satu dengan bidang lainnya dalam studi kasus yang ada di hutan mangrove Wanatirta sebagai salah satu learning thematic study. Serta kegiatan ini akan berjalan berkelanjutan agar siswa-siswi dapat mengaplikasikan antara teori dengan kondisi real di lapangan.

 

(FD&TS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *