0274-512160 / 081215168833 hspg.live@gmail.com

Oleh , 01 September 2016

RILIS (3/08/16) – Pengenalan budaya mengantri dan berlatih kemandirian sudah seharusnya menjadi kebutuhan bagi anak-anak usia sekolah. Keluarga adalah menjadi fondasi pertama yang menanamkan kecintaan tersebut kepada si anak. Namun kini seiring perkembangan zaman  penanaman terhadap kepedulian lingkungan tidak secara rutin ditanamkan dari orangtua. Hal tersebut yang mendorong Homeschooling Primagama untuk mengadakan kegiatan fieldtrip bagi siswa siswi berkebutuhan khusus yang terdiri dari 15 anak dengan tema  “Tunjukkan Skill-mu, Gerakan Tangan dan Kakimu”. Acara ini diadakan pada hari Sabtu tanggal 3 Agustus 2016 yang bertempat di Hoka-Hoka Bento jalan Kaliurang. Kegiatan ini tidak hanya dikhususkan untuk para siswa saja, orang tua juga turut mengikuti kegiatan parents meeting diwaktu yang sama. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengembangkan skill anak-anak inklusi terutama dalam motorik halus dan menjadi salah satu sarana untuk belajar berlatih budaya antri dan kemandirian dalam menyiapkan makanan. Kemudian juga untuk melatih cara berkomunikasi, bersosialisasi dan bekerjasama dengan anak-anak lainnya.

Seluruh peserta firledtrip inklusi menerima sertifikat fieldtrip yang diserahkan langsung dari Hoka-Hoka Bento

Seluruh peserta firledtrip inklusi menerima sertifikat fieldtrip yang diserahkan langsung dari Hoka-Hoka Bento

Pemateri parenting orangtua/wali murid inklusi (Titisa Ballerina, M.Psi) saat menyampaikan mterinya tentang "Pendidikan dan Pengasuhan yang Tepat" bagi anak-anak

Pemateri parenting orangtua/wali murid inklusi (Titisa Ballerina, M.Psi) saat menyampaikan mterinya tentang “Pendidikan dan Pengasuhan yang Tepat” bagi anak-anak

Kegiatan yang akan berlangsung diantaranya; memesan makanan, belajar membayar di kasir, belajar membawa makanan dan belajar membuat makanan ala hokben serambi orang tua mengikuti kegiatan parents meeting. Sesi parenting diisi oleh Psiokolog anak (Titisa Ballerina, M.Psi) yang dalam kajiannya beliau menyampaikan tentang “Pendidikan dan Pengasuhan yang Tepat” bagi anak-anak khususnya anak-anak inklusi. Kemudian ada sesi foto dengan membawa makanan yang sudah dibuat kemudian makan bersama dan bermain bersama orang tua. Harapan Putu Christine Ragim, S.Psi selaku Koordinator acara fieldtrip dan kepala bagian psikologi Homeschooling Primagama, anak-anak bisa mengasah skill yang dimiliki dan mampu melatih kemandirian dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu juga mampu belajar jiwa berwirausaha untuk mempersiapkan masa depan.

(FD & TS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *